Till We Meet Again.

Jadi, begini ya rasanya resign?

Campur aduk, ga karu-karuan. Sedih meninggalkan orang-orang yang sudah menjalani susah dan senang bareng-bareng, orang-orang yang selalu saya jadikan pelampiasan emosi, orang-orang yang mungkin belum seberuntung saya untuk bisa keluar dari situasi ini. Senang bisa lepas dari situasi yang sempat bikin saya uring-uringan, excited sekaligus harap-harap cemas menghadapi suasana yang asing selepas Lebaran nanti, bertemu orang-orang baru lagi, rutinitas yang baru lagi.

Thank you, thank you, thank you, everyone. For being there with me, for everything.

Till we meet again.

2 comments

Leave a Reply