Books along February to September

Ya ampun, hampir lupa punya blog ini hahaha. Update terakhir bulan Februari dan… banyak hal terjadi selama bulan-bulan setelahnya yang bikin jungkir balik. I cried a lot yet I laughed a lot. Begitulah. Namanya juga hidup. Kalo dipikir-dipikir sepanjang bulan Februari sampai sekarang udah akhir September (TIME FLIES!), gue kayaknya hanya menyelesaikan beberapa buku. Bisa dihitung dengan sebelah jari kayaknya. Sebentar, nyontek Goodreads dulu HAHAHAHA (rak mutu tenan).

Cinta Paket Hemat by Retni SB Cinta Paket Hemat

Buku pertama Retni SB yang gue baca. Kalau liat review-review di Goodreads, buku-buku dia dapat review bagus dan rating yang cukup untuk membuat saya penasaran hahaha. Berhubung pengen ngirit, gue pun nyari buku ini di Blok M biar dapet murah. Dan… cuma dapet satu ini, padahal penasaran sama Dimi is Married. Yang ini lumayan, dan ketebak banget alur cerita beserta endingnya.

Yang bikin keki adalah gue baca ini pasca habis remuk dan settingannya adalah… kota di mana gue dibikin remuk! Fak banget. Ga ngerti kenapa tau-tau gue nangis baca di separuh jalan baca buku ini, sikampring kan.

Gue kasih 2 bintang saja.

His Wedding Organizer by Retni SB His Wedding Organizer

Kayaknya ini debutnya Retni SB. Dan ya gitu deh. Masih gue anggep biasa aja. Tapi lumayan emosi sama mbaknya yang geblek banget dan sangat delusional. Gue ga menganggap si lakik yang direncanakan kawinannya sama dia ini kayak pacarnya dia gitu. Ga ngerti gue kenapa dia bisa tergila-gila sama cowoknya daripada si sahabat prianya yang ga ketulungan baiknya itu.

Kasih 2 bintang.

Mere Matkadevi (dan 123 karakter lainnya) by Tulus Ciptadi Akib Mere Matkadevi (dan 123 karakter lainnya)

Tertarik beli karna warna covernya warna kesukaan gue hahaha, cetek ya. But the content was good. Lucuuuu. Kumpulan cerpen yang berisi pikiran-pikiran orang-orang terpinggirkan tentang orang-orang sekitarnya (terutama kelas menengah ngehe hahaha). Gue kasih 2,5 bintang.

Sabtu Bersama Bapak by Adhitya Mulya Sabtu Bersama Bapak

Baca karya Adhitia Mulya lagi setelah sekian lama. Terakhir baca buku dia jaman 2011 apa 2012 gitu, baca ulang Gege Mencari Cinta (SOMEONE SHOULD MAKE THIS BOOK A MOVIE! KAPAAAANNN), ya waktu itu ceritanya lagi cari buku yang related sama kehidupan percintaan waktu itu hahahaha (prek, kehidupan percintaan).

Sabtu Bersama Bapak was heart-warming, a nice book. But, just not that good enough. Di Goodreads gue kasih 2,5 bintang (yang terlihat cuma 2 bintang). Gue sih mikir karakter kayak Cakra ini sangat tidak real. Apa iya ada laki-laki yang segitu pemalunya sama perempuan? Teman laki-laki gue yang paling pendiam aja ga segitu pemalunya, bicara sama perempuan tidak mungkin sesulit itu. Apalagi untuk ukuran seorang pria dengan kedudukan tinggi seperti Cakra. Terlalu berlebihan menurut gue menggambarkan seorang pria sampai segitu pemalunya. Ya udah sih, namanya juga fiksi haha.

Ada satu scene yang menurut gue fatal banget di logika (atau gue yang berasa kelewat. Tapi males juga sih baca ulang hahaha). Diceritakan, setelah patah hati sama seseorang di kantor, kemudian Cakra terima aja harus ketemuan sama perempuan yang dijodohin sama ibunya yang adalah… perempuan yang udah mematahkan hati dia di kantor itu! Di dalamnya juga diceritakan mereka sudah sampai punya nomor handphone masing-masing, kemudian si ibu ngasih nomor handphone perempuan yang mau dijodohkan (bernama Ayu) ini ke Cakra. Seharusnya Cakra sudah sadar akan hal itu ketika janjian sama si Ayu ini (mereka SMS-an lho), dan pasti bakal aneh menemukan nomor tersebut sudah disimpan Cakra.

Or maybe I missed something hahaha. Secara global ide bukunya menarik, cocok untuk parenting guide bagi calon-calon orang tua. Cuma ya udah, gitu aja. Tidak ada lagi yang spesial.

Mencarimu by Retni SB Mencarimu

Ceritanya lagi keranjingan novel karya mbak ini. Ga tau kenapa, ceritanya selalu gampang ketebak (tentulah happy ending) tapi menuju ke sananya dan tutur ceritanya yang blak-blakan bikin gue suka hahahaha.

“Mencarimu” ini karya terbarunya Retni SB dan gue kasih bintang tiga. Gue suka. Apalagi dengan tambahan bumbu pelesir ke Kalimantan. Bikin gue pengen ikutan ke sana sambil bayangin nyusul siapaaaa gitu (wes, neng kene dilarang tsurhat!). Cuman ya gue gemes aja sama karakter perempuan bikinannya. Suka ga tau diri, dan untungnya si mbak ini (tokoh utama perempuannya) agak sedeng jadinya gue ga begitu benci hahaha.

The Catcher in The Rye by JD Salinger The Catcher in the Rye

Kado dari Ondel! Uwuwuwuwu. Ulang tahun kami berdekatan dan kami sempat kepikiran untuk saling mengadokan buku. Mungkin tahun depan juga yak hahaha.

Buku ini menjadi buku wajib baca bagi mereka-mereka yang mengaku suka membaca maka biar trendi gue pun membaca buku ini hahaha. Gue suka gimana si Holden mengungkapkan perasaannya terhadap orang-orang sekitarnya, sangat jujur, dan keliatan banget dia sayang banget sama adik dan kakaknya. :’) Tak kasih 3 bintang.

Grey & Jingga by Sweta Kartika Grey & Jingga

Sweta Kartika gue kenal dari Inestjokro, lewat proyek bareng mereka (dan beberapa orang lainnya) berjudul Nusantaranger (semacam power rangernya Indonesia gitu deh). Ini komik debutan Sweta yang sempat disiarkan online and it was good! I like it.

Dibikin dengan format kayak komik strip, dan tiap akhir halamannya ada semacam quote yang kampret banget, maniiittsss. Cuma ya, laki-laki kayak Grey ini terlalu to good to be true ya. Gue malah penasaran sama gimana proses jadiannya Zahra dan Darma. Gue suka banget kalau mereka sudah berdialog nggosipin Jingga dan Grey yang diakhiri dengan membandingkan pasangan tersebut dengan mereka sendiri hahaha.

Karakter favorit lainnya adalah si Zaki yang cuek dan nyolot banget itu bahahaha. Tiga bintang.

The Man Next Door by Angelique Puspadewi The Man Next Door

Ini buku dibeli pas libur lebaran, dan tentu saja… tidak selesai. :)) Sungguh, baru baca beberapa halaman gue udah males.

Berusaha melanjutkan lagi dan akhirnya… nyerah. Seriusanlah, beginian kok bisa terbit sih. 😐 Satu bintang. (masih baik gue nih ngasih satu bintang)

Attachments by Rainbow Rowell Attachments

Buku kedua Rainbow Rowell yang gue baca. Gue cukup suka sama Eleanor & Park. Dan sensasi setelah membaca keduanya adalah… terlalu manis I should neutralized it before I can move on to another book wahahaha.

Tadinya tak pikir bakal berakhir kayak 500 Days of Summer, the kind of ending I love tapi ternyata tidaks. Hahahahak. Tiga bintang.

Sejauh ini (yang terekam di Goodreads) baru ini novel yang selesai gue baca (minus The Man Next Door yang ga selesai deng). Sisanya gue baca… komik.

Ya maap.

Review komik di postingan selanjutnya. Kalau ga lupa. Hehehe.

PS: Gue juga beli beberapa buku selain komik yang belum dibaca sih. Nanti di postingan terpisah khusus record timbunan. (Mudah-mudahan ga segera lupa ya, mana habis pindahan. Sebagian buku disimpen di rumah bude di Rawamangun hahaha)

Leave a Reply