Category: timbunan

Lost Love

Lost love belongs in a three-minute song, pulling back feelings from a time to time when they came unbidden, recalling the infatuation, the walking in sunshine that cannot last and the pain of its loss, whether through parting or the passage of time, reminding us that…

Konmari yang Kekinian

Kemarin lupa post tentang yang inih. Jadi, waktu ditanya pengen kado apa, hmmm. Mikirnya rada lama. Meskipun punya wishlist yang cukup panjang, budgetnya terbatas huahaha. Maka saya pun putar otak cari kepengenan jangka pendek. Tercetuslah si Konmari (nyebutnya Konmari aja ah, judule kepanjangan soalnya haha). Demi…

Kabar Perbukuan

Selamat malam, generasi optimis! Sudah lama saya tidak berbincang-bincang mengenai perbukuan di blog ini. Jadi, apa yang baru ya? Oh, kabar timbunan seperti biasanya ya. Dikarenakan saya alhamdulillah dapat rejeki nomplok curplusan dari kantor kebangganku Leighton (HAHAHA. Eh saya cukup bangga jadi lulusan Leighton sih, banyak…

The Grownup

Singkat sajah, saya cuma mau bilang, kalau kalian harus baca karya-karya Gillian Flynn! MBAKNYA INI SUNGGUH SADIS. BISA YA DIA BIKIN TWIST BEGINI. Asalnya saya underestimate karna liat kok bukunya tipis banget. Di Kinokuniya sih harganya 98 ribu, kalau di Periplus mungkin bisa dapat lebih murah,…

Timbunan September

Ceritanya gue berkeinginan berhenti menimbun novel impor sampai akhir tahun. Ga cuma novel impor aja sik. Novel lokal juga. Ya gimana, yang tahun lalu dan tahun sebelumnya aja masih ada yang diplastikin. Apa daya aku begitu lemahnya.

Seki-kun

Nemunya ga sengaja. Pertama membaca seri pertama pun rasanya datar-datar saja. Datar tapi cukup mengena. Karna saya lanjut beli volume selanjutnya sampai sekarang sudah mencapai volume 5. Heblek emang.

Manga on February to September

Sepanjang off update dari Februari sampai bulan ini, gue beli komik bisa hampir tiap minggu hahaha. Sekali beli bisa tiga sampai lima komik. Apalagi jamannya pulang kerja trus main ke Pondok Indah. Ga mesti mampir PIM sih, tapi ada aja masa gue mampir ke PIM, lalu…

Books along February to September

Ya ampun, hampir lupa punya blog ini hahaha. Update terakhir bulan Februari dan… banyak hal terjadi selama bulan-bulan setelahnya yang bikin jungkir balik. I cried a lot yet I laughed a lot. Begitulah. Namanya juga hidup. Kalo dipikir-dipikir sepanjang bulan Februari sampai sekarang udah akhir September…

Timbunan Februari.

Well, well, well… Lama tidak mengupdate blog ini (blog satunya juga sih). Selain karena sibuk (iya, sibuk tsurhat sana-sini hahahahahangok) pindahan, ada tender baru, dan saya memang sedang detoks buku. Ga tau juga kenapa sih, rasanya tuh males banget beli buku. Jadi, selama periode 15 Januari…

Timbunan Saat Ini

Jadi beginilah. Timbunan ini adalah yang saya kumpulkan sejak pindah ke Jakarta hampir dua tahun silam. Ini yang di Jakarta saja lho. Yang di rumah juga ada. Beberapa ada yang dibawa ke Jakarta, ada yang dibawa adek saya, ada yang masih terbujur kaku di pojokan rak…