Dua Ribu Enam Belas!

Woyoooooo…

Sudah setahun lebih ga apdet-apdet di sinih wakakakak. Dikarenakan saya… sibuk dan malas. Lebih banyak malasnya sih.

Baca bukunya juga malas. Beli buku? Oh itu tentu saja tidak akan malas karna hobi saya kan memang membakar duit untuk hal-hal tak berguna semacam buku yang akan hanya ditimbun, dan komik-komik selow.

Jadi sepanjang 2015 bacaan saya kebanyakan cuma.. komik.

Tiap bulan pasti ada saya sekali dua kali beli komik. Dan sekali beli itu bisa lebih dari lima. Huahahahah. Saya lagi ngikutin beberapa judul komik sebagai berikut:

686533_0df82755-0e3f-499f-9989-f36055b516c8

Barakamon berkisah tentang seorang kaligrafer ternama yg suatu hari merasa harga dirinya tercabik-cabik akibat dikalahkan oleh seorang kaligrafer pemula (lebih muda pula!) di sebuah kompetisi kaligrafi nasional. Merasa harus memperbaiki diri, ayahnya mengirim sang kaligrafer ke pulau terpencil di ujung selatan Jepang bernama pulau Goto (kalo liat petanya sih masuk ke Fukuoka). Selanjutnya komik ini akan menceritakan kisah-kisah goblok tapi sarat makna hidup (eyaakk) bagi sang kaligrafer (di desa dia dipanggil Maestro oleh penduduk sekitar). Ternyata, mangakanya adalah penduduk asli pulau Goto, waaawww. Banyak cerita mengenai proses pembuatan komik ini. Kayaknya suatu waktu kalau ke Jepang lagi, boleh nih ke Fukuoka (selain nengokin dek Meru di teater HKT48) dan mampir ke pulau Goto.

1050800_01fb7f64-ee9f-4321-a8b6-c4bd1b99bfa7

Lagi-lagi komik Slice of Life. Yotsuba! bercerita tentang anak usia lima tahun yang ingin tahu segala dan berisik. Suatu hari Yotsuba dan ayahnya harus pindah ke sebuah komplek perumahan (kalo ga salah sih di Nagoya apa ya). Tingkahnya itu kadang bikin geleng-geleng dan celetukannya bikin ngakak. Selain cerita tentang Yotsuba dan ayahnya, banyak juga cerita Yotsuba bersama tetangga sebelah (Yotsuba sering bermain ke rumah sebelah), teman-teman ayahnya dan siapapun yg sering dia temui misalnya kakek dan nenek pemilik warung udon, om pemilik toko sepeda, dan masih banyak lagi.

DSCF8210

Takasugi’s Lunch Box bercerita tentang Kurumi yang harus tinggal bersama profesor Takasugi, satu-satunya kerabat yg dia punya. Takasugi adalah seorang asisten peneliti di fakultas pertanian di sebuah universitas di Nagoya berusia 30-an dan single. Ibu Kurumi dulunya adalah tante dari Takasugi dan pernah mengasuh Takasugi waktu masih SMP. Ini saatnya Takasugi membalas jasa ibu Kurumi yang meninggal akibat kecelakaan di Tokyo. Kurumi suka memasak (waktu ibunya masih hidup dan mereka berdua tinggal di Tokyo, sering masak bareng), begitu juga Takasugi, jadi untuk membangun komunikasi mereka yg awalnya agak canggung, maka salah satu solusinya adalah membuat bekal bareng-bareng. Yah komik yang isinya makanan buat saya sih menyenangkan buat dibaca hahahah. Kurumi diceritakan orangnya perhitungan banget kalau belanja, semacam emak-emak gitulah, paling suka mengincari diskonan di supermarket dan mengumpulkan brosur dan kupon-kupon diskon. Tokoh lain di dalam komik ini ada kolega-kolega Takasugi di universitas dan teman-teman Kurumi di sekolah. Ga ngerti ya, kalo baca komik kayak begini malah saya jadi belajar karakter masing-masing tokoh. Jadinya malah ngapalin kelakuan masing-masing karakter yg ada dan budaya hidup di Jepang.

Silver Spoon. Akhirnya lanjut lagi setelah penantian lama dan penasaran sama nasibnya Komaba pasca keluar dari sekolah. Masih tentang kehidupan Hachiken dan kawan-kawan di SMK Pertanian Ezono. Makin lama makin heblek aja ini. =))

1KomikusShojoNozaki-04_ID_282x400

Gekkan Shojo Nozaki-kun ini komik paling goblok yg pernah gue baca. =)) Mirip Seki-kun lah tapi karakternya lebih beragam. Dan semuanya… GOBLOOKKK. Berkisah tentang Sakura yang naksir Nozaki-kun si cowok pendiam yg ternyata menyimpan sebuah rahasia yaitu… dia adalah komikus shojo (cerita komik percintaan remaja) terkenal. =)) Isinya komik 4 panel yg berlanjut kisahnya dan ini adalah pelipur lara di saat setres kerjaan. :))) Kelanjutannya, Sakura didapuk jadi asisten Nozaki karna dia anggota klub seni dan pintar menggambar latar. Tak disangka, selain Sakura ada banyak lagi orang-orang yg direkrut oleh Nozaki sebagai asisten dan kelakuan mereka masing-masing ajaib dan absurd. Mulai dari cowok yg selalu merasa keren dan penggemarnya banyak hobi tebar pesona (tapi suka geli dan jijik sendiri kalau habis tebar pesona. Aneh kan? :))) ), otaku gemar game simulasi dating dan pengoleksi figurin cewek-cewek berbikini bernama Mikoshiba, ada pula ketua klub drama yg galak dan selalu berantem sama cewek pangeran  pujaan semua orang (terutama cewek-cewek!) di sekolah, dan masih banyak lagi deh karakter ajaib di komik ini yg sukses bikin gue ngakak ga kelar-kelar.

Lainnya sih gue lagi rajin beli Kosmik Mook tiap baru terbit. Lumayan lah apdetan komik-komik karya anak bangsa. Ga terlalu buruk kookk. Kayaknya ini lagi eranya komik Indonesia bangkit.

Selanjutnya adalah usaha membabat timbunan. Lagi menyelesaikan Gone Girl. Kalau udah kelar, lanjut ke 1984 George Orwell dan masih banyak lagi wakwakwak.

Tahun ini sih mengusahakan diri untuk ga banyak beli buku sebelum berhasil membabat timbunan. Tapi apalah hamba ini hanya manusia lemah tak berdaya pada godaan…

Doakan lancar!

PS: Kayaknya gue harus bahas tentang komik-komik Slice of Life di blog utama nih huahahahah.

 

 

Leave a Reply