I am not a spontaneous person in terms of traveling. Either it’s domestic or abroad, I usually allow some time to do at least a general planning (I am also not a person of detailed itinerary. In some conditional situations, I am more of a “liat-entar” person). So, I challenge myself on last week of a the year 2017 with a spontaneous mudik trip. (Not exactly a “challenge” but I felt a bit nervous that time) Judule pake bahasa Indonesia, napa preambule-nya jadi keminggris. Setelah lebaran, saya belum mudik lagi. Alasan klise, sibuk. Adapun tiap terbersit pikiran untuk pulang, harga tiket pasti sudah melambung atauRead More →

Bali sebetulnya bukan merupakan destinasi yang sering terpikir di benak saya kalau lagi merasa kurang piknik. Seumur hidup saya ke Bali baru sekali, waktu jalan-jalan seangkatan dulu dan jujur, tidak terlalu berkesan. Kalau di postingan blog saya tampak senang-senang saja, ya kan itu di blog. Ada satu dan beberapa hal yang bikin kesan baiknya berkurang. Makin ke sini saya makin biasa aja sama Bali. Kalau mau cari laut dan pantai yang di luar Jawa, ya Labuan Bajo atau Sulawesi bahkan Raja Ampat saja sekalian. Bangka Belitung, Sumatera Barat (Saya kangen banget sama provinsi tempat saya menghabiskan masa kecil ini!), Aceh juga bagus. Ga perlu keRead More →

Judulnya kok kayak judul file spreadsheet kerjaan. :))) Ini bakalan jadi postingan lumayan panjang. Summary aja panjang, gimana full content-nya. :))) Kenapa ke Jepang?  Keinginan untuk berkunjung ke Jepang sebetulnya sudah tertanam sejak kecil tanpa disadari. Hidup dengan komik-komik Jepang bersama adik-adik yang suka jejepangan (dan kokoreaan, tapi kok ya saya ga ketularan kokoreaan juga yak. Apa belum mungkin), negeri sakura ini adalah salah satu negara dambaan untuk dikunjungi. Kelar trip Vietnam-Kamboja bulan Mei tahun lalu, saya mantap untuk pergi ke Jepang tahun ini. Udah dulu lah ye jelajah ASEAN-nya. Jauhan dikit gitu. Kapan ke Jepang?  Saya ga suka udara musim panas. Kapok deh pokoknyaRead More →