Lost Love

Lost love belongs in a three-minute song, pulling back feelings from a time to time when they came unbidden, recalling the infatuation, the walking in sunshine that cannot last and the pain of its loss, whether through parting or the passage of time, reminding us that we are emotional beings.

Adam Sharp (The Best of Adam Sharp by Graeme Simsion)

Image from here.

Formula Metropop

Membaca novel dengan genre Metropop ini semacam apa ya… guilty pleasure? Ah engga sih, saya ga merasa bersalah tiap baca genre ini. Cukup pleased setiap baca ini tanpa tambahan merasa bersalah. Cukup puas dengan jalan cerita yang klise, ending yang gampang ditebak, konflik yang juga gampang ditebak. Walau kadang suka ngelempar novel yang banyak typo, diksi tidak menarik, dan kalimat yang belepotan.

Yang bikin saya masih betah untuk baca Metropop (sampai kadang saya menyediakan waktu dan budget tertentu karna emang kepengen cari Metropop), mungkin lebih ke penokohan karakter kali ya. Contoh aja nih, bagi saya Sophie Kinsella itu jenius. Dia bisa bikin novel chicklits (Chicklits di luar, di sini Metropop. Kayaknya si Gramedia mau jadi pionir gitu deh hahahah) dengan berbagai karakter perempuan yang berbeda-beda. Ga melulu pegawai kantoran (Kalo ga perusahaan multinasional, ya bank. Elah Orang Indonesia pikir kerjaan ‘wah’ itu cuma di sono ya?). Di I’ve Got Your Number ada Poppy Wyatt si terapis yang pusing cincin kawinnya ilang. Atau Rebecca Bloomwood, penulis majalah finansial yang gila belanja di Shopaholic Series.

Continue reading Formula Metropop

Day 11: Something Blue.

 

Currently reading this. Tadinya saya ga tertarik sama The Fault in Our Stars ini karna karakter-karakter yang ada di dalamnya adalah orang-orang yang sedang berjuang melawan kanker. Dying people just terrify me. Tapi penasaran sih, trus review di mana-mana memuja novel ini dan saya bosan dengan Looking for Alaska yang situasinya mirip-mirip Paper Towns.

Malam Minggu lalu nginep di rumah Opat dan akhirnya memutuskan bawa pulang ini ngahahaha. Kemudian malam Senin-nya jadi susah tidur. HAHAHAHA. Bener aja dalemnya mirip-mirip My Sister’s Keeper, agak-agak bikin frustrasi karna banyak bercerita mengenai apa yang terjadi selama masa perjuangan melawan sel-sel kanker. Bikin saya jadi inget badan sendiri. 😐

But but but but it is so great I can’t stop turning every pages.

You are so busy being you that you have no idea how utterly unprecedented you are. – Augustus Waters